Rabu, 07 Maret 2012

Mengapa hati Berharga?..



MENGAPA HATI SANGAT BERHARGA?

1. Kebahagiaan dan kehancuran manusia tergantung pada hati
Dari Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhu, ia mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh ada segumpal daging. Jika ia baik maka seluruh tubuh akan baik, dan jika ia rusak maka seluruh tubuh pun akan rusak. Ketahuilah bahwa ia adalah hati”[1]
2. Hati adalah objek pandangan Allah Ta’ala selain amalan zhohir
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa-rupa kalian, tidak pula harta kalian, akan tetapi Dia melihat hati-hati dan amalan kalian”[2]
3. Hati adalah pusat ketakwaan
Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: ‘Takwa itu disini!’, seraya menunjuk dadanya tiga kali[3]
4. Hati selalu berbolak-balik
Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sebuah permisalan bagi hati ialah seperti bulu yang diombang-ambingkan angin di padang sahara”[4]
Yang membuat hati selalu berbolak-balik ialah pengaruh pandangan, ucapan, dan syahwat yang tersembunyi. Seperti pakaian putih atau kaca yang sangat bening, sedikit saja ia ternodai dan terkotori maka akan berbekas.[5]
5. Nilai amal seseorang berbeda-beda ganjarannya tergantung pada hati
Antara dua orang yang sedang melakukan suatu amalan yang sama bisa jadi nilai amalannya di sisi Allah Ta’ala bagaikan langit dan bumi

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah seorang muslim berwudhu dan memperbagusi wudhunya kemudian shalat dua raka’at dengan menghadapkan hati dan wajahnya, melainkan wajib baginya (masuk) surga”[6]

dari
http://ibnuabbaskendari.wordpress.com/2011/03/28/menata-hati/

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini